PENYAMPAIAN HASIL PEMBINAAN PIMPINAN MAHKAMAH AGUNG

0

Selasa 24 Juli 2018, Pengadilan Agama Tanah Grogot melaksanakan rapat umum bulanan dengan diikuti oleh seluruh hakim, pejabat struktural maupun fungsional dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Tanah Grogot. Rapat umum dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot H. Subhan, S.Ag., S.H. didampingi oleh Panitera, Sektretaris dan Kordinator hakim Pengawas Bidang Adi Martha Putera, S.H.I. Pada rapat umum kali ini membahas mengenai penyampian hasil dari pembinaan teknis dan adminsitrasi yudisial bagi jajaran empat lingkungan peradilan se wilayah Kalimantan yang dilaksanakan oleh jajaran pimpinan Mahkamah Agung  pada tanggal 12-14 Juli 2018 di Balikpapan.

Pimpinan Mahkamah Agung yang hadir dalam acara pembinaan tersebut antara lain Ketua Mahkamah Agung, Prof. DR. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., Wakil Ketua Bidang Yudisial, Wakil Ketua Bidang Non Yudisial, Sekretaris Mahkamah Agung, Panitera Mahkamah Agung, Ketua Kamar Pembinaan, Ketua Kamar Perdata, Ketua Kamar Tata Usaha Negara dan Ketua Kamar Agama, Dirjen Peradilan Umum, Dirjen Peradilan Agama, Dirjen Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara, Badan Pengawas Mahkamah Agung dan Kepala Balitbang diklat kumdil. Seperti dalam kegiatan-kegiatan pembinaan sebelumnya, masing-masing pimpinan Mahkamah Agung menyampaikan pemaparannya secara bergantian dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Terang H. Subhan, S.Ag., S.H.

Ketua Mahkamah Agung Prof. DR. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., dalam pembinaannya menyampaikan empat misi Badan Peradilan Indonesia, yakni menjaga kemandirian badan peradilan, memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan, meningkatkan kualitas kepemimpinan badan peradilan, dan meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan.

Lebih lanjut beliau menekankan mengenai kemandirian badan peradilan yang terbagi menjadi dua yaitu kemandirian institusional dan individual. Kemandirian institusional berkaitan dengan kemandirian lembaga peradilan yang menyelenggarakan peradilan, sedangkan kemandirian individual berkaitan dengan kemandirian hakim dalam menjalankan fungsinya.

Dalam acara pembinaan tersebut disampaikan pula beberapa peraturan baru terkait Mahkamah Agung seperti Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2018 mengenai Pemberlakuan SEMA Nomor 3 Tahun 2016 Terhadap Semua Jenis Surat Keterangan. Semua peraturan tersebut merupakan bentuk nyata Mahkamah Agung dalam mewujudkan Visi Mahkamah Agung yaitu terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung.

Selain pembinaan  pada acara tersebut digelar pula acara pemberiaan sertifikat Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu (SAPM) bagi pengadilan tingkat pertama dan banding yang telah melaksanakan SAPM gelombang pertama. Selamat atas predikat A (Excelent) dan B (Good) bagi pengadilan-pengadilan yang menerimanya. Untuk SAPM berikutnya SAPM Bisa Pengadilan Agama Tanah Grogot Hebat.

 

Share.

About Author

Leave A Reply